Skip to main content

Stock Settings

Stock Settings berisi pengaturan default untuk transaksi dan master stok di ERP Codeverta. Pengaturan ini memengaruhi item baru, warehouse default, metode valuasi, barcode, negative stock, automatic material request, dan pembekuan transaksi stok.

Navigasi:

Stock → Settings → Stock Settings


Item Naming By

Pengaturan ini menentukan bagaimana item diberi nama. Secara default, Item Name dapat mengikuti Item Code. Jika perusahaan ingin memakai pola nomor otomatis, gunakan naming series sesuai konfigurasi.


Defaults

SettingFungsi
Default Item GroupItem group default untuk item baru
Default Stock UOMSatuan stok default, misalnya Nos
Default WarehouseWarehouse default untuk transaksi stok
Sample Retention WarehouseWarehouse untuk menyimpan sample item
Default Valuation MethodMetode valuasi stok default, seperti FIFO, LIFO, atau Moving Average sesuai konfigurasi

Metode valuasi perlu dipilih dengan hati-hati karena memengaruhi nilai persediaan.


Over Delivery dan Over Receipt

Pengaturan limit percent menentukan batas kuantitas yang boleh diterima atau dikirim melebihi pesanan.

Contoh: jika Purchase Order berisi 100 unit dan limit over receipt 10%, sistem dapat mengizinkan penerimaan sampai 110 unit.

Role tertentu dapat diberi izin untuk melakukan over delivery atau over receipt di atas batas yang ditentukan.


Barcode

Pengaturan barcode menentukan apakah field barcode ditampilkan pada Item Master. Jika perusahaan memakai scanner, aktifkan field ini agar barcode dapat disimpan pada item.


Auto Insert Item Price

Jika pengaturan ini aktif, sistem dapat membuat Item Price otomatis saat item pertama kali digunakan dalam transaksi dan item price belum tersedia.

Jika tidak aktif, harga standar yang diisi pada item dapat digunakan sesuai konfigurasi.


Negative Stock

Allow Negative Stock memungkinkan stok menjadi negatif. Gunakan pengaturan ini dengan hati-hati karena dapat membuat laporan stok sulit diaudit.

Untuk item serial atau batch, transaksi negative stock tidak disarankan dan pada versi tertentu tidak diperbolehkan meskipun pengaturan negative stock aktif.


Automatic Material Request

Stock Settings dapat digunakan untuk membuat Material Request otomatis saat stok mencapai reorder level yang ditentukan di Item Master.

Pengaturan email notification juga dapat digunakan untuk memberi tahu role terkait saat Material Request otomatis dibuat.


Freeze Stock Entries

Freeze stock digunakan untuk mencegah posting transaksi stok sebelum tanggal tertentu atau untuk stok yang lebih lama dari jumlah hari tertentu. Role tertentu dapat diberi izin untuk mengubah stok yang sudah frozen.

Gunakan fitur ini untuk menjaga periode stok yang sudah ditutup agar tidak berubah tanpa kontrol.


Praktik Terbaik

  • Tentukan default warehouse dan UOM sebelum item dibuat massal.
  • Hindari negative stock kecuali proses bisnis memang membutuhkannya.
  • Gunakan freeze stock setelah closing periode.
  • Review valuation method sebelum transaksi stok berjalan.