Item Variants
Item Variant adalah versi berbeda dari satu item berdasarkan atribut tertentu, seperti ukuran, warna, panjang, atau manufacturer. Dengan Item Variants, perusahaan dapat mengelola variasi produk tanpa membuat struktur item yang berantakan.
Contoh: item Kaos Polos memiliki variant Kaos Polos - Merah - M, Kaos Polos - Biru - L, dan seterusnya.
Item Template dan Variant
Item yang memiliki variant berfungsi sebagai template. Template tidak digunakan langsung dalam transaksi stok. Transaksi dilakukan menggunakan item variant yang spesifik.
Contoh:
| Jenis | Contoh |
|---|---|
| Item Template | Kaos Polos |
| Item Variant | Kaos Polos - Merah - M |
Cara Membuat Item Template
- Buat Item baru.
- Aktifkan Has Variants.
- Pilih Variants Based On, misalnya Item Attribute.
- Tambahkan atribut valid seperti warna dan ukuran.
- Simpan.
Setelah template dibuat, gunakan tombol Create untuk membuat satu variant atau beberapa variant sekaligus.
Variant Berdasarkan Item Attribute
Variant dapat dibuat dari kombinasi atribut.
Contoh:
| Attribute | Value |
|---|---|
| Color | Red, Blue, Black |
| Size | S, M, L |
Jika semua kombinasi dibuat, sistem dapat menghasilkan variant untuk setiap kombinasi warna dan ukuran.
Variant Berdasarkan Manufacturer
Variant juga dapat dibuat berdasarkan manufacturer. Dalam pola ini, item template dikaitkan dengan manufacturer dan manufacturer part number.
Gunakan opsi ini jika barang sejenis berasal dari produsen berbeda dan perlu dibedakan berdasarkan kode produsen.
Update Variant dari Template
Jika template item diperbarui, beberapa field dapat disalin ke variant melalui pengaturan variant. Gunakan fitur ini untuk menjaga konsistensi data antara template dan variant.
Praktik Terbaik
- Tentukan sejak awal apakah item perlu variant.
- Jangan memakai template item dalam transaksi.
- Gunakan attribute yang konsisten agar variant mudah dicari.
- Hindari membuat variant berlebihan jika tidak dibutuhkan untuk stok atau penjualan.