Lewati ke konten utama

Tipe Kalkulasi dalam Tax Template

Dalam Sales Taxes and Charges Template dan Purchase Taxes and Charges Template di Codeverta ERP, setiap baris pajak atau biaya memiliki kolom Type (Tipe). Kolom ini menentukan bagaimana sistem menghitung nilai pajak atau biaya pada baris tersebut. Memahami setiap tipe sangat penting agar konfigurasi pajak Anda menghasilkan kalkulasi yang akurat sesuai regulasi yang berlaku.


Daftar Tipe Kalkulasi

1. Actual

Tipe Actual digunakan ketika Anda ingin memasukkan nilai pajak atau biaya secara langsung dengan angka tetap (fixed amount), bukan berdasarkan persentase dari nilai transaksi.

Kapan digunakan: Cocok untuk biaya-biaya tetap yang tidak bergantung pada nilai transaksi, seperti biaya pengiriman (ongkos kirim) yang nilainya sudah pasti.

Contoh:

Biaya pengiriman sebesar Rp 50.000 dimasukkan langsung sebagai nilai tetap di baris pajak/biaya.


2. On Net Total

Tipe On Net Total menghitung pajak sebagai persentase dari total bersih (Net Total) transaksi, yaitu total nilai semua item sebelum pajak.

Kapan digunakan: Ini adalah tipe yang paling umum digunakan untuk pajak berbasis persentase yang berlaku atas seluruh nilai item dalam transaksi.

Contoh:

PPN 11% diterapkan atas Net Total seluruh item dalam Sales Order. Jika Net Total adalah Rp 1.000.000, maka pajak yang dihitung adalah Rp 110.000.


3. On Previous Row Amount

Tipe On Previous Row Amount menghitung pajak atau biaya berdasarkan nilai pajak (amount) dari baris sebelumnya dalam tabel pajak — bukan dari Net Total transaksi.

Kapan digunakan: Digunakan ketika suatu pajak dihitung berdasarkan nilai pajak lain yang sudah ada. Pola ini umum ditemukan pada perhitungan surcharge atau cess yang mengacu pada pajak utama.

Contoh:

Education Cess dihitung sebesar 2% dari nilai GST yang sudah dihitung di baris sebelumnya. Jika GST = Rp 180.000, maka Education Cess = Rp 3.600.


4. On Previous Row Total

Tipe On Previous Row Total menghitung pajak berdasarkan total kumulatif (Net Total + semua pajak pada baris sebelumnya) hingga baris tersebut.

Cara kerja: Untuk setiap baris pajak, kolom Total mencatat akumulasi: Net Total ditambah semua pajak dari baris pertama hingga baris saat ini. Pajak pada baris dengan tipe ini dihitung dari nilai Total kumulatif di baris sebelumnya.

Contoh:

  • Net Total: Rp 1.000.000
  • Baris 1 (PPN 11%, On Net Total): pajak = Rp 110.000 → Total baris 1 = Rp 1.110.000
  • Baris 2 (Biaya Tambahan 1%, On Previous Row Total): pajak = 1% × Rp 1.110.000 = Rp 11.100

5. On Item Quantity

Tipe On Item Quantity menghitung pajak atau biaya berdasarkan jumlah (quantity) item, bukan berdasarkan nilai uang transaksi.

Kapan digunakan: Digunakan untuk cukai atau pajak berbasis kuantitas (per unit, per kilogram, per liter, dsb.) yang tarifnya bukan persentase nilai, melainkan nilai tetap per satuan.

Contoh:

Cukai rokok sebesar Rp 5.000 per batang. Jika ada 100 batang, cukai = Rp 500.000 tanpa memperhatikan harga jual per batang.


Ringkasan Perbandingan Tipe

TipeDasar KalkulasiContoh Penggunaan
ActualNilai tetap (fixed amount)Ongkos kirim, biaya handling
On Net TotalPersentase dari total nilai itemPPN standar, GST
On Previous Row AmountPersentase dari nilai pajak baris sebelumnyaEducation Cess, surcharge atas pajak
On Previous Row TotalPersentase dari total kumulatif baris sebelumnyaBiaya tambahan berlapis
On Item QuantityNilai tetap per unit/kuantitas itemCukai, excise duty per unit

Tips Konfigurasi

  • Urutan baris dalam tabel pajak sangat penting, terutama untuk tipe On Previous Row Amount dan On Previous Row Total. Pastikan baris pajak yang menjadi referensi sudah berada di atas baris yang mengacu padanya.
  • Kombinasikan berbagai tipe untuk membangun struktur pajak yang kompleks dan akurat sesuai regulasi lokal.
  • Anda dapat melihat hasil kalkulasi secara langsung saat mengisi transaksi dengan menscroll ke bagian ringkasan pajak di bawah tabel item.

Dokumen Terkait