Skip to main content

Drop Ship (Pengiriman Langsung dari Supplier)

Drop Ship adalah metode pemenuhan pesanan di mana barang yang dipesan pelanggan tidak dikirim dari gudang perusahaan sendiri, melainkan langsung dari supplier atau produsen ke alamat pelanggan. Perusahaan bertindak sebagai perantara — memproses pesanan dan pembayaran — tanpa perlu memegang stok fisik.

Di ERP Codeverta, Drop Ship dikelola melalui integrasi antara Sales Order dan Purchase Order secara otomatis.


Kapan Menggunakan Drop Ship?

Drop Ship ideal digunakan ketika:

  • Perusahaan tidak ingin atau tidak mampu menyimpan stok item tertentu
  • Produk bersifat custom atau berat sehingga lebih efisien dikirim langsung dari produsen
  • Strategi bisnis berfokus pada pemasaran dan penjualan, bukan logistik
  • Ingin memperluas katalog produk tanpa investasi stok besar

Cara Mengaktifkan Drop Ship pada Sales Order

Langkah 1: Buat Sales Order seperti Biasa

Navigasi ke: Selling → Selling Transactions → Sales Order → + New

Isi detail pelanggan, item, harga, dan syarat pembayaran seperti biasa.

Langkah 2: Tandai Item sebagai Drop Ship

Di tabel Items, untuk setiap baris item yang akan di-drop ship:

  1. Centang kolom Supplied by Supplier (atau Drop Ship tergantung konfigurasi)
  2. Pastikan field Supplier terisi dengan nama supplier yang akan mengirimkan barang

Langkah 3: Submit Sales Order

Klik Submit untuk mengunci Sales Order.

Langkah 4: Buat Purchase Order dari Sales Order

  1. Dari Sales Order yang sudah di-submit, klik Make → Purchase Order
  2. Sistem akan membuat Purchase Order yang ditujukan langsung ke supplier
  3. Di Purchase Order, alamat pengiriman (Shipping Address) secara otomatis menggunakan alamat pelanggan, bukan alamat gudang perusahaan
  4. Submit Purchase Order untuk mengirimkan pesanan ke supplier

Alur Dokumen Drop Ship

Sales Order (dari pelanggan)
↓ Make
Purchase Order (ke supplier, alamat kirim = pelanggan)
↓ Supplier mengirim barang
Purchase Receipt (opsional, dicatat jika perlu)

Sales Invoice (tagihan ke pelanggan)

Purchase Invoice (tagihan dari supplier)

Mencatat Pengiriman pada Drop Ship

Karena barang tidak melalui gudang, pencatatan pengiriman dilakukan secara berbeda:

  • Purchase Receipt dapat dilewati atau dibuat dengan kuantitas nol jika tidak ada stok yang masuk
  • Delivery Note untuk pelanggan dibuat bersamaan dengan Purchase Receipt dari supplier, dengan status pengiriman tercatat sebagai selesai

ERP Codeverta memungkinkan pembuatan Delivery Note secara otomatis ketika Purchase Receipt untuk item drop ship dibuat.


Penanganan Pembayaran Drop Ship

Alur pembayaran pada Drop Ship melibatkan dua transaksi terpisah:

  1. Pelanggan membayar perusahaan — dicatat melalui Payment Entry terhadap Sales Invoice
  2. Perusahaan membayar supplier — dicatat melalui Payment Entry terhadap Purchase Invoice

Margin keuntungan adalah selisih antara harga jual ke pelanggan dan harga beli dari supplier.


Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Koordinasi dengan supplier sangat penting — pastikan supplier mengerti bahwa barang dikirim langsung ke pelanggan atas nama perusahaan kamu
  • Pengemasan — pertimbangkan apakah supplier dapat menggunakan kemasan berlogo perusahaan kamu (white-label packaging)
  • Return dan komplain — atur prosedur retur yang jelas karena barang tidak melalui gudang sendiri
  • Stok — item drop ship tidak mempengaruhi stok di gudang, jadi pastikan laporan stok tidak menampilkan item ini secara salah