Skip to main content

Sales Order (Pesanan Penjualan)

Sales Order adalah konfirmasi resmi dari pelanggan bahwa mereka setuju untuk membeli produk atau jasa dengan harga dan ketentuan yang telah disepakati. Di ERP Codeverta, Sales Order menjadi dokumen inti dalam siklus penjualan — ia menghubungkan proses penjualan dengan operasi gudang (pengiriman) dan keuangan (penagihan).


Fungsi Sales Order dalam Siklus Penjualan

Sales Order berada di tengah-tengah alur penjualan:

Quotation → Sales Order → Delivery Note → Sales Invoice

Setelah Sales Order di-submit, sistem dapat secara otomatis:

  • Memperbarui stok yang dipesan (reserved stock) di gudang
  • Memicu pembuatan Purchase Order untuk item yang perlu dipenuhi dari supplier (jika menggunakan fitur drop ship)
  • Menjadwal pengiriman barang ke pelanggan

Cara Membuat Sales Order

Langkah 1: Akses Form Sales Order

Navigasi ke: Selling → Selling Transactions → Sales Order → + New

Atau konversi langsung dari Quotation yang sudah di-submit dengan klik Make → Sales Order.

Langkah 2: Isi Informasi Pelanggan

FieldKeterangan
CustomerNama pelanggan (wajib diisi)
Customer's Purchase OrderNomor PO dari sisi pelanggan (opsional, untuk referensi)
Order TypeSales, Maintenance, atau Shopping Cart
Transaction DateTanggal pembuatan Sales Order
Delivery DateTarget tanggal pengiriman barang

Langkah 3: Tambahkan Item yang Dipesan

Di tabel Items, isi:

  • Item Code — kode produk
  • Delivery Date — bisa berbeda per baris item jika pengiriman bertahap
  • Quantity — jumlah yang dipesan
  • Rate — harga satuan berdasarkan price list pelanggan
  • Warehouse — gudang sumber pengiriman

Langkah 4: Atur Pajak dan Diskon

Pilih Sales Taxes and Charges Template yang sesuai. Diskon bisa diterapkan di level item maupun di level keseluruhan transaksi (field Additional Discount).

Langkah 5: Tentukan Syarat Pembayaran

Di tab Payment Terms, pilih template yang mencerminkan kesepakatan dengan pelanggan, misalnya:

  • 100% di muka
  • Net 30 hari
  • 50% dp, 50% setelah pengiriman

Langkah 6: Submit Sales Order

Klik Submit untuk mengunci Sales Order. Setelah di-submit, stok terkait akan langsung tercatat sebagai reserved.


Status Sales Order

StatusKeterangan
DraftBelum di-submit
To Deliver and BillBelum ada pengiriman dan penagihan
To DeliverSudah ditagih, belum dikirim
To BillSudah dikirim, belum ditagih
CompletedPengiriman dan penagihan selesai
CancelledSales Order dibatalkan
ClosedDitutup secara manual meskipun belum sepenuhnya terpenuhi

Membuat Pengiriman dari Sales Order

Setelah Sales Order di-submit:

  1. Klik Make → Delivery Note
  2. Isi detail pengiriman (jumlah aktual yang dikirim, batch/serial number jika ada)
  3. Submit Delivery Note untuk mencatat pengurangan stok di gudang

Jika pengiriman dilakukan bertahap (partial delivery), sistem akan melacak sisa kuantitas yang belum dikirim.


Membuat Invoice dari Sales Order

Penagihan dapat dilakukan sebelum atau sesudah pengiriman:

  1. Klik Make → Sales Invoice
  2. Data item, harga, dan pajak akan ter-carry over otomatis
  3. Atur tanggal jatuh tempo pembayaran
  4. Submit Sales Invoice untuk mencatat piutang ke dalam akun keuangan

Memantau Progress Sales Order

Di halaman detail Sales Order, tersedia ringkasan progres:

  • % Delivered — persentase kuantitas yang sudah dikirimkan
  • % Billed — persentase nilai yang sudah ditagihkan
  • Payment Status — lunas, sebagian, atau belum dibayar

Jika pesanan tidak akan dipenuhi sepenuhnya (misalnya pelanggan membatalkan sebagian), kamu dapat menutup Sales Order dengan klik Close. Stok yang sebelumnya di-reserve akan dibebaskan kembali.


Laporan Terkait Sales Order

Pantau performa penjualan melalui laporan berikut di Selling → Reports:

  • Sales Order Trends — tren volume dan nilai pesanan
  • Sales Order Summary — ringkasan per pelanggan atau per item
  • Pending Sales Orders — daftar pesanan yang belum sepenuhnya terpenuhi
  • Sales Analytics — analisis mendalam berbasis dimensi (wilayah, sales person, item group)