Lewati ke konten utama

Item

Item adalah produk, jasa, bahan baku, komponen, barang setengah jadi, atau barang jadi yang digunakan dalam transaksi ERP Codeverta. Item menjadi master utama untuk pembelian, penjualan, stok, manufaktur, dan laporan inventori.

Pengisian Item Master yang lengkap sangat penting karena data ini akan dipakai berulang dalam dokumen transaksi.


Prasyarat

Sebelum membuat item, siapkan:

  • Item Group.
  • Warehouse jika item akan dikelola sebagai stok.
  • Unit of Measure jika satuan belum tersedia.

Cara Membuat Item

Navigasi ke:

Stock → Items and Pricing → Item → New

Langkah:

  1. Isi Item Code.
  2. Isi Item Name jika berbeda dari item code.
  3. Pilih Item Group.
  4. Pilih Default Unit of Measure.
  5. Aktifkan Maintain Stock jika item harus tercatat di stock ledger.
  6. Isi opening stock atau standard selling rate jika diperlukan.
  7. Simpan dokumen.

Field Utama Item

FieldKeterangan
Item CodeKode unik untuk item
Item NameNama produk atau jasa
Item GroupKategori item
Default UOMSatuan default item
Maintain StockMenentukan apakah transaksi item masuk ke stock ledger
Standard Selling RateHarga jual standar awal
Valuation MethodMetode valuasi stok, seperti FIFO atau Moving Average sesuai konfigurasi

Item Stok dan Item Non-Stok

Aktifkan Maintain Stock untuk barang yang perlu dihitung stoknya, seperti produk, bahan baku, dan barang jadi.

Jangan aktifkan Maintain Stock untuk item non-stok seperti jasa, biaya layanan, atau item make-to-order yang tidak perlu dicatat dalam stock ledger.


Brand, Barcode, dan Inventory

Pada Item Master, kamu dapat mengisi:

  • Brand untuk mengelompokkan item berdasarkan nama brand.
  • Barcode untuk membantu scan item dalam transaksi.
  • Shelf Life in Days untuk item yang memiliki masa simpan.
  • End of Life untuk membatasi item agar tidak digunakan setelah tanggal tertentu.
  • Serial Number atau Batch Number jika item memerlukan traceability.

Item Defaults

Bagian Item Defaults digunakan untuk menentukan nilai default per company.

Contoh default:

  • Default warehouse.
  • Default price list.
  • Default supplier.
  • Default expense account.
  • Default income account.
  • Default cost center.

Default ini membantu mempercepat input transaksi dan mengurangi kesalahan pemilihan akun atau warehouse.


Catatan Penting

Setelah item digunakan dalam transaksi stok, beberapa pengaturan seperti serial, batch, atau tipe stok tidak bisa diubah sembarangan karena sudah memengaruhi stock ledger. Pastikan konfigurasi item benar sebelum mulai digunakan dalam transaksi harian.