Lewati ke konten utama

Manufacturer

Manufacturer digunakan untuk mencatat produsen item dan nomor part yang digunakan oleh produsen. Data ini penting untuk pembelian, spare part, barang teknis, dan item yang memiliki kode pabrik berbeda dari item code internal.

Manufacturer berbeda dari brand. Manufacturer adalah pihak yang memproduksi, sedangkan brand adalah nama yang digunakan untuk menjual atau mengenali produk.


Manufacturer pada Item

Pada Item Master, informasi manufacturer dapat digunakan untuk menyimpan:

  • Nama manufacturer.
  • Manufacturer part number.
  • Default manufacturer.
  • Relasi antara item internal dan kode dari produsen.

Contoh:

Item Code InternalManufacturerManufacturer Part Number
BEARING-001ABC ManufacturingBRG-7788-A
MOTOR-002XYZ MotorsMTR-220-V2

Item Manufacturer

Jika item memiliki beberapa manufacturer, gunakan data Item Manufacturer untuk mencatat detail produsen dan part number. Salah satu manufacturer dapat ditandai sebagai default agar muncul sebagai referensi utama pada Item Master.


Variant Berdasarkan Manufacturer

Item Variant dapat dibuat berdasarkan manufacturer. Gunakan pendekatan ini jika item memiliki bentuk atau fungsi serupa, tetapi harus dibedakan berdasarkan produsen.

Contoh:

Template: Filter Oli
Variant: Filter Oli - Manufacturer A
Variant: Filter Oli - Manufacturer B

Praktik Terbaik

  • Simpan manufacturer part number untuk item teknis atau spare part.
  • Gunakan manufacturer default jika satu produsen paling sering dipakai.
  • Pisahkan brand dan manufacturer agar laporan tidak membingungkan.
  • Pastikan kode produsen sesuai dengan dokumen pembelian atau katalog supplier.